Arak Abangan

April 29, 2009

Hujan Sehari Kemarin

Filed under: Di Sela Pergantian Hari,Uncategorized — by arakabangan @ 8:51 am

Tidak seperti biasanya, mendung masih menggantung sedari kemarin sore. Pun pagi ini. awan-awan hitam itu masih menggantung diatas sana. Jalanan masih dibasahi sisa air hujan sehari yang lalu. Kerikil-kerikil kecil yang berserakan sepanjang jalan itu warnanya pun masih hitam. Bukan air embun pagi yang menghitamkan warna batu yang biasanya kelabu itu. Tapi masih juga air hujan sehari kemarin. Dan sepeda ini masih kukayuh melaju menelusuri jalanan penuh lubang dan lumpur.

Aku masih teringat kata-kata yang diucapkan dari lidah si orang-orang bijak, kejarlah cita-cita itu setinggi apapun, sejauh apapun dan sesulit apapun. Tidak ada artinya jika dirimu menjadi seorang lelaki jika tidak mampu menuntaskan tekad yang sudah tertanam di hati. Tidak berarti pula jika seorang lelaki hanya mampu menahan pahitnya sebotol arak, tetapi dia tidak berani mencicipi getirnya kenyataan. Dan gigi-gigi yang tanggal karena pertarungan, perkelahian, semua itu tidak berarti apa-apa. Kulit-kulit yang tergores benda-benda tajam, itu hanya luka sementara yang pada akhirnya akan kusesali juga. Semua itu ibarat sebuah khayalan akan keberanian semata.

Oi, sungguh indahnya dirimu sore itu. Seandainya saja langit sore itu tidak digulung oleh mendung gulita. Tentunya cakrawala yang berwarna lazuardi akan merelakan dirinya kujadikan kanvas. Kulukiskan garis-garis siluet keindahan dirimu. Dan tak lupa kutuliskan semua alasan, mengapa diriku begitu inginnya berbagi hati dengan dirimu.

Tapi setidaknya, beri aku sedikit kesempatan untuk dapat menyelesaikan apa yang sudah kumulai ini. Jangan biarkan aku mengayuh langkah ini tanpa arti. Sebelum dirimu melangkah lebih jauh lagi. Sebelum kamu berlari menggapai apa yang sedang kau kejar saat ini. Juga sebelum kamu bahagia bersama dia. Aih, sungguh beruntungnya lelaki yang sedang kau cintai saat ini.

Saving my heart for you – You do what you want to do
There’s a place in my heart for you – This time I’m watching you
Till the blood in my veins run dry – I’ll be there to testify
There’s a place in my heart for you…

Saving My Heart, Composed by: Trevor Rabin, Performed by: YES.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: