Arak Abangan

Mei 12, 2009

Di Sela Pergantian Hari (Bagian II)

Filed under: Di Sela Pergantian Hari — by arakabangan @ 2:28 pm

(Bagian II : Putaran Waktu)

Sudah dua hari dan dua malam berlalu sejak aku bertemu denganmu. Masih tetap saja sama. Bumi masih terus berputar, walau sedikit merasa lelah. Hujan masih terus mendera permukaan tanah. Angin bertiup kesana-kemari semaunya. Begitu pula manusia di sekitarku. Seorang-seorang mereka datang, lalu pergi sekehendak hati. Beda halnya dengan perasaan rindu ini. Sial! dia tak pernah mau pergi.

Coba ceritakan padaku, El, seperti apa kota mungil tempat asalmu itu? Seperti apa senja disana. Adakah lembayung menghiasi cakrawala senja seperti di pantai waktu dulu itu? Saat pertama kalinya wajahmu selalu menghantui benak kalut ini. Apakah pinus-pinus yang menjulang tinggi itu masih berjajaran di sepanjang tebing di pinggiran kota? Seperti yang aku lihat saat terakhir melintas, membelah kota Magelang.

Apa yang kau lakukan disana? Di sela-sela perputaran waktu. Saat jam berganti jam dan menit berlalu disambung menit berikutnya. Diantara pergantian detik yang ditandai oleh jarum jam panjang itu.

Dan saat kau terlelap di malam hari. Saat cahaya si rembulan menghiasi genting-genting diatas kamar tidurmu. Saat jengkerik-jengkerik malam melantunkan lagu tidur. Saat kunang-kunang menyinari dinding-dinding kamar. Saat ramai jalanan yang tiba-tiba berubah menjadi senyap. Apa dirimu masih merasakan putaran waktu yang semakin menua ini?

Baru sadar, sudah seminggu belakangan ini aku terjangkit insomnia akut. Kadang kala membuatku lupa, berapa bungkus sigaret menthol ini habis kuhisap. Berkilo- kilometer jalanan Yogya yang kutempuh menghabiskan malam.

Dari pagi yang cerah, ke pagi berikutnya. Dari temaram malam, ke malam berikutnya. Entah sampai berapa putaran waktu yang terlewati. Akan kutemukan keberanian itu. Sebelum kau semakin menjauh dari diriku. Sebelum nanti aku akan menyesali ketakutanku.

Secepatnya…..

I guess you’ve heard, I guess you know
In time I’d have told you, but I guess I’m too slow.
It’s overly romantic but I know that it’s real
I hope you don’t you mind if I say what I feel.
It’s like I’m in somebody else’s dream,
This could not be happening to me.

[Chorus:]
But you were there, and you were
everything I’d never seen.
You woke me up from this long and endless sleep.
I was alone.
I opened my eyes and you were there.

Don’t be alarmed, no don’t be concerned.
I don’t want to change things
leave them just as they were.
I mean nothing’s really different
It’s me who feel strange.
I’m always lost for words when
someone mentions your name.
I know that I’ll get over this for sure
I’m not the type who dreams there could be more.

Can I take your smile home with me,
or the magic in your hair?

The rain has stopped, the storm has passed
Look at all the colors now the sun’s here at last.
I suppose that you’ll be leaving but I want you to know
Part of you stays with me even after you go.
Like an actor playing someone else’s scene
This could not be happening to me.

You Were There. Composed & Performed by : Southern Sons

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: